Showing posts with label Keutamaan Kerendahan Hati. Show all posts
Showing posts with label Keutamaan Kerendahan Hati. Show all posts

Wednesday, September 02, 2009

Meneladan Perawan Maria

“Renungkanlah cinta kasih Perawan Maria yang Terberkati dan kerendahan hatinya, dan jadilah rendah hati di hadapan Allah.”
(SV. I, 504)

Monday, April 06, 2009

Bila tergoda menjadi sombong

“Bila tergoda untuk menjadi sombong, kita harus menolaknya… dengan tindakan kerendahan hati dalam batin kita, atau dengan mengangkat hati kepada Allah sambil mohon keutamaan itu kepada-Nya, atau dengan mempersembahkan kepada-Nya apa yang sedang kita lakukan.”
(DBSV V, 37)

Kita hanyalah perantara

“Kemampuan yang kita miliki… maupun talenta-talenta lahiriah lain yang terdapat dalam diri kita bukanlah anugerah untuk diri kita sendiri. Kita hanyalah perantara.”
(DBSV V, 77)

Friday, March 27, 2009

Menghindari sikap angkuh

“Seperti orang melarikan diri dari api, demikian pula kita harus lari dari perasaan yang muncul karena sanjungan-sanjungan dan dari sikap angkuh.”
(DBSV V, 158)

Wednesday, March 18, 2009

Alat hina yang dipergunakan oleh Allah

“Bila Allah melakukan karya besar melalui kita, janganlah menyombongkan diri maupun merasa berpuas diri; malah sebaliknya kita harus semakin merendahkan diri dan memandang diri sebagai alat hina yang berkenan dipergunakan oleh Allah.”
(DBSV V, 77)

Waspadai kesombongan, ambisi, kecongkakan

“Kita harus berjuang tanpa henti untuk memperoleh keutamaan kerendahan hati dan menjadi semakin sempurna dalam penghayatannya, dan terutama harus berjaga-jaga terhadap segala pikiran yang dijiwai kesombongan, ambisi, dan kecongkakan.”
(DBSV V, 73)

Sunday, March 15, 2009

Seperti air yang terus menetesi batu

“Seperti air bisa melobangi dan menembus batu dengan jatuh di atasnya tetes demi tetes, demikian pula dengan sering merenungkan kerendahan hati, kita akan tersentuh dan terdorong untuk menghancurkan cacat-cacat [kesombongan]... meskipun hati kita mungkin sekeras batu.”
(DBSV V, 246 – 11 Juni 1655)

Thursday, March 05, 2009

Kasih adalah jiwa semua keutamaan

“Kasih adalah jiwa semua keutamaan, dan kerendahan hatilah yang menarik dan menjaga keutamaan-keutamaan itu.”
(DBSV V, 1)

Tahu berterima kasih

“Kita harus sungguh waspada, agar kita tidak jatuh dalam sikap tak tahu berterima kasih terhadap orang-orang yang baik, karena kebaikan yang telah mereka lakukan untuk kita.”
(DBSV V, 209 – 9 April 1651)

Bukan untuk dilayani, tetapi untuk melayani

“Orang yang berambisi untuk memerintah tidak memiliki semangat Tuhan Yesus. Karena Penyelamat kita ini sama sekali tidak datang ke dunia untuk dilayani, melainkan untuk melayani orang lain.”
(DBSV V, 187)

Wednesday, March 04, 2009

Sikap orang yang pandai

“Dijiwai oleh semangat saling menghargai…, orang yang pandai harus mempunyai sikap penuh hormat terhadap kelemahan-kelemahan orang yang tidak pandai, dalam hal yang bukan kesalahan dan dosa.”
(DBSV V, 92)

Tuesday, March 03, 2009

Hati-hati Dengan Ambisi

“Allah tidak mengutus kita untuk mendapat kedudukan dan tugas-tugas terhormat, tidak juga untuk bertindak dan berbicara dengan maksud pamer dan menonjolkan kekuasaan, melainkan untuk melayani orang-orang miskin.”
(DBSV V, 80)

Monday, March 02, 2009

Sekaligus pandai dan rendah hati

“Oh! Betapa sulit menjumpai seorang yang benar-benar pandai dan sekaligus benar-benar rendah hati!”
(DBSV. V, 174)

Kuasailah ilmu, tapi jangan sombong

“Ilmu memang dibutuhkan… dan celakalah mereka yang tidak memanfaatkan waktu dengan baik! Tetapi kita harus sangat berhati-hati… karena pengetahuan menjadikan orang sombong.”
(DBSV. V, 175)

Berjuang menjadi rendah hati

“Kita harus berjuang menjadi rendah hati, karena semakin seseorang menghayati kerendahan hati, semakin dia akan penuh kasih terhadap sesama.”
(DBSV. V, 1)

Semangat Kerendahan Hati

“Semangat kerendahan hati terutama berarti menempatkan diri terus-menerus dalam kesanggupan untuk merendahkan diri tanpa henti dalam semua situasi, baik secara batiniah maupun secara lahiriah.”
(SV I, 184 - 15 Januari 1633)

Obat mujarap terhadap perasaan antipati

“Kerendahan hati adalah obat mujarap terhadap perasaan antipati. Karena berkat kerendahan hati itu, kita menjadi lemah lembut dan cenderung menghargai orang lain lebih daripada diri kita sendiri.”
(SV VI, 45 - 26 Juli 1656)

Sunday, March 01, 2009

Tahu Bersyukur

“Sikap tak bersyukur adalah kejahatan yang paling jahat.”
(SV VIII, 37)